Minggu, 01 April 2012

Contoh Sambutan Perpisahan SMP mewakili kelas 3

Sambutan Perwakilan kls 3 pada acara Purna Studi SMP Negeri 8 B.Lampung
Di Museum Lampung tgl 25 Mei 2011

Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat pagi dan salam sejahtera

Assolatuassalamuala Asrofil Ambiya iwal mursalin
Waa ala alihhi wasohbihi ajmain.

Yang terhormat Bapak Kepala SMP Negeri 8 B.Lampung,beserta wakil.
Yang terhormat Bapak Ketua Komite SMP Negeri 8 B.Lampung.
Yang terhormat Bapak/Ibu Dewan guru dan staf tata usaha SMP Negeri 8 B.Lampung,serta
Adik-adik dan rekan –rekan Purna Studi yang saya banggakan.

Puji syukur kehadirat Allah SWT,tuhan yang maha esa,yang telah memberikan kita nikmat kesehatan jasmani dan rohani,sehingga kita dapat berkumpul diruangan ini dalam rangka acara Purna Studi Siswa/siswi SMP Negeri 8 B.Lampung.

Bapak,Ibu,hadirin yang berbahagia.
izinkan saya mewakili rekan-rekan untuk menyampaikan sambutan dalam rangka perpisahan ini.
Pertama,saya menyampaikan terima kasih kepada bapak ibu guru yang telah ikhlas mendidik dan mengajari kami,tak kenal lelah membimbing dan menuntun kami,selama 3 tahun kami menimba ilmu di sekolah yang kita cintai ini.
Banyak pengalaman suka dan duka selama kami berada disini,mulai dari pengalaman dimarahi guru sampai pengalaman jatuh cinta.

Kedua, Pada kesempatan ini juga saya mewakili rekan-rekan mohon maaf pada bapak ibu,atas kesalahan kami baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak disengaja.Karena tak mungkin selama 3 tahun ini bapak ibu tidak pernah kesal, kecewa, sedih, ataupun marah kepada kami,sekali lagi kami minta maaf.

Ketiga,kami juga minta doa restu kepada bapak,ibu,dan adik-adik agar kami dapat lulus 100 % dan dapat melanjutkan sekolah yang kami inginkan.

Dan yang terakhir,saya berpesan kepada rekan-rekan dan adik-adik agar selalu menjaga nama baik SMP Negeri 8, selama 3 tahun lamanya kita bersama, tentunya ada rasa suka maupun duka yang datang menghampiri dalam menuntut ilmu. Semua itu tak bakal dilupakan begitu saja

Saya ucapkan selamat berpisah, dan selamat melanjuntkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Semoga perpisahan ini menjadi kenangan indah selamanya.

Sukses untuk terus maju meraih cita.
Create your future without forgetting your school
Create your future without forgetting your friend
Create your future without forgetting anything
Semoga SMP Negeri 8 B.Lampung selalu jaya

Wassalamu’alaikum Wr. Wb

Selasa, 20 Maret 2012

Daftar Hari Besar Nasional (update)

Daftar Hari Besar Berikut adalah Daftar Lengkap Hari Besar Nasional dan Hari Besar Internasional. Informasi ini sangat dibutuhkan hampir oleh semua kalangan, karena di penanggalan umum tidak semua mencantumkan hari-hari besar dibawah ini, khususnya kalender Indonesia, pasti kebanyakan tidak akan mencantumkan hari besar internasional. Lha hari besar nasional saja tidak dicantumkan kok, biasanya yang tidak merah tidak ada.
Nah untuk referensi halaman ini bisa Anda gunakan melihat daftar hari besar lengkap. Lengkap disini relatif, jika ada yang kurang Anda bisa menambahkan di komentar dan nanti posting ini akan diupdate jika ada yang perlu revisi atau penambahan hari besar.
Januari Februari
01 » Tahun Baru Masehi
01 » Hari Perdamaian Dunia
05 » HUT Korps Wanita Angkatan Laut
10 » Hari Tritura
10 » Hari Lingkungan Hidup Indonesia
15 » Hari Peristiwa Laut atau Samudera
25 » Hari Gizi
25 » Hari Kusta Internasional
02 » Hari Lahan Basah Sedunia (konvensi Ramsar)
09 » Hari Pers Nasional
13 » Hari Farmasi
Maret April
01 » Hari Kehakiman Indonesia
06 » Hari Kostrad
06 » Hari Konvensi CITES (perdagangan satwa liar)
08 » Hari Wanita Internasional
09 » Hari Wanita Indonesia
10 » Hut PARFI
11 » Hari Surat Perintah 11 Maret (Supersemar)
18 » Hari Arsitektur Indonesia
20 » Hari Kehutanan Dunia
22 » Hari Air Internasional
23 » Hari Metereologi Sedunia
24 » Hari Peringatan Bandung Lautan Api
30 » Hari Film Indonesia
01 » HUT Bank Dunia
06 » Hari Nelayan Indonesia
07 » Hari Kesehatan Indonesia
09 » Hari Penerbangan Nasional
19 » Hari HANSIP
21 » Hari Kartini
22 » Hari Bumi / Earth Day / KTT Bumi
24 » Hari Angkutan Nasional
27 » Hari Lembaga Pemasyarakatan Indonesia
Mei Juni
01 » Hari Buruh Internasional
01 » Hari Peringatan Pernbebasan Irian Barat
02 » Hari Pendidikan Nasional
03 » Hari Surya
05 » Hari Lembaga Sosial Desa
08 » Hari Palang Merah Internasional
11 » Hari POM TNI
17 » Hari Buku Nasional
20 » Hari Kebangkitan Nasional
01 » Hari Lahirnya Pancasila
03 » Hari Pasar & Modal Indonesia
05 » Hari Lingkungan Hidup Sedunia
21 » Hari Krida Pertanian
22 » HUT Kota Jakarta
23 » Hari Konvensi Bonn
24 » Hari Bidan Indonesia
29 » Hari keluarga Nasional
Juli Agustus
01 » Hari Bhayangkara
01 » Hari Anak-anak Indonesia
05 » Hari Bank Indonesia
09 » Hari Peluncuran Satelit Palapa
12 » Hari Koperasi Indonesia
22 » Hari Kejaksaan
23 » Hari Anak Nasional
08 » Hari ASEAN
10 » Hari Veteran Nasional
14 » Hari Pramuka
17 » Hari Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
18 » Hari Konstitusi Indonesia
19 » Hari Departemen Luar Negeri
21 » Hari Maritim Nasional
24 » HUT TVRI
September Oktober
01 » Hari POLWAN
04 » Hari Pelanggan Nasional (mulai 2003)
08 » Hari Aksara
08 » Hari Pamong Praja
09 » Hari Olahraga Nasional
11 » Hari Radio Republik Indonesia
17 » Hari Perhubungan Nasional
24 » Hari Agraria Nasional / Hari Tani
27 » Hari ParPostel
28 » Hari Kereta Api
29 » Hari Sarjana
30 » Hari Pemberontakan PKI
01 » Hari Kesaktian Pancasila
05 » HUT Tentara Nasional Indonesia
09 » Hari Surat Menyurat Internasional
14 » Hari Pangan Sedunia
15 » Hari Hak Asasi Binatang
16 » Hari Parlemen RI
24 » HUT PBB
24 » Hari Dokter Indonesia
27 » Hari Penerbangan Nasional
28 » Hari Sumpah Pemuda
30 » Hari Keuangan
Nopember Desember
03 » Hari Kerohanian
10 » Hari Pahlawan
12 » Hari Kesehatan Nasional
14 » Hari BRIMOB
16 » Hari Konferensi Warisan Dunia
21 » Hari Pohon
25 » Hari Guru / HUT PGRI
01 » Hari AIDS sedunia
02 » Hari Konvensi Ikan Paus
03 » Hari Penderita Cacat
04 » Hari Artileri
09 » Hari Armada RI
10 » Hari HAM
12 » Hari Transmigrasi
15 » Hari Infantri
15 » Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional
19 » HUT Tentara Nasional Indonesia
20 » Hari Sosial
22 » Hari Ibu
22 » Hari Sosial
22 » Hari Korps Wanita Angkatan Darat
25 » Hari Natal
29 » Hari Keanekaragaman Hayati

Senin, 05 Maret 2012

Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan

1.Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2004
1. Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945)
Undang-Undang Dasar Negara Republik
Indonesia tahun 1945 adalah bentuk peraturan
perundangan yang tertinggi. Dengan demikian,
semua peraturan perundangan di bawahnya tidak
boleh bertentangan dengan UUD 1945.
UUD 1945 ditetapkan oleh Panitia Persiapan
Kemerdekaan Indonesia (PPKI) pada tanggal
18 Agustus 1945. UUD 1945 ini merupakan Konstitusi
pertama yang terdiri atas pembukaan, batang tubuh,
dan penjelasan resmi.
Undang-Undang Dasar 1945 telah mengalami
empat kali perubahan atau amandemen yang dilakukan
oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR). Pertama
pada tanggal 19 Agustus 1999. Kedua, pada tanggal
18 Agustus 2000. Ketiga, 10 November 2001. Keempat,
tanggal 10 Agustus 2002.

2. Undang-Undang (UU)/Peraturan Pemerintah
Pengganti Undang-Undang (Perppu)
Rencana penyusunan Undang-Undang dilakukan
dalam suatu Program Legislasi Nasional antara
Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama dengan
pemerintah. Undang-Undang ini sebagai pelaksanaan
dari UUD 1945.
Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang
(Perppu) dibuat oleh pemerintah dalam hal ini presiden
jika ada kegentingan yang memaksa. Untuk
mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-
Undang, presiden harus mendapat persetujuan dari DPR.
Jika tidak mendapat persetujuan dari DPR, maka
peraturan itu harus dicabut.

3. Peraturan Pemerintah (PP)
Peraturan Pemerintah (PP) adalah peraturan yang
dibuat oleh pemerintah, dalam hal ini presiden. Peraturan
Pemerintah (PP) memuat aturan-aturan umum dalam melaksanakan undang-undang.


4. Peraturan Presiden (Perpres)
Peraturan Presiden dibuat oleh presiden untuk
mengatur masalah-masalah tertentu. Peraturan Presiden
(Perpres) berisi materi yang bersifat khusus untuk
melaksanakan ketentuan undang-undang atau untuk
melaksanakan Peraturan Pemerintah.

5. Peraturan Daerah (Perda)
Peraturan Daerah merupakan peraturan yang
disusun dalam rangka penyelenggaraan otonomi daerah.
Peraturan daerah ditetapkan oleh kepala daerah setelah
mendapat persetujuan bersama DPRD. Peraturan
Daerah merupakan penjabaran lebih lanjut dari peraturan
perundang-undangan yang lebih tinggi dengan
memperhatikan ciri khas masing-masing daerah.
Peraturan Daerah meliputi:
a. Peraturan Daerah provinsi dibuat oleh Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah provinsi bersama
dengan gubernur;
b. Peraturan Daerah kabupaten/kota dibuat oleh
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah kabupaten/kota
bersama bupati/walikota; dan
c. Peraturan Desa/peraturan yang setingkat, dibuat
oleh badan perwakilan desa atau nama lainnya
bersama dengan kepala desa atau nama lainnya.



2.Berdasarkan TAP MPR No. III/MPR/2000

Berdasarkan TAP MPR No. III/MPR/2000 tentang Sumber Hukum dan Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan, tata urutan peraturan perundang-undangan Republik Indonesia adalah:
1. Undang-Undang Dasar 1945
2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
3. Undang-Undang
4. Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perpu)
5. Peraturan Pemerintah
6. Keputusan Presiden
7. Peraturan Daerah

1. Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) merupakan hukum dasar tertulis Negara Republik Indonesia, memuat dasar dan garis besar hukum dalam penyelenggaraan negara.

2. Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (TAP MPR-RI) merupakan putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) sebagai pengemban kedaulatan rakyat yang ditetapkan dalam sidang-sidang MPR.

3. Undang-Undang (UU) dibuat oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) bersama Presiden untuk melaksanakan UUD 1945 serta TAP MPR-RI.

4. Perpu dibuat oleh Presiden dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa, dengan ketentuan sebagai berikut:
a. Perpu harus diajukan ke DPR dalam persidangan yang berikut.
b. DPR dapat menerima atau menolak Perpu dengan tidak mengadakan perubahan.
c. Jika ditolak DPR, Perpu tersebut harus dicabut.

5. Peraturan Pemerintah (PP) dibuat oleh Pemerintah untuk melaksanakan perintah undang-undang. 6. Keputusan Presiden (Keppres) yang bersifat mengatur dibuat oleh Presiden untuk menjalankan fungsi dan tugasnya berupa pengaturan

Jumat, 02 Maret 2012

SEUNTAI KATA TENTANG CINTA

Cinta bagaikan gema, engkau kirimkan kepada orang-orang disekelilingmu, lalu ia kembali kepadamu.
Engkau tebarkan dilingkunganmu, ia kembali kepangkuanmu.
Apa yang engkau lihat pada orang lain engkau dapatkan pada dirimu. Mereka pun memberikan kepadamu cinta dan kasih sayang.
Engkau yang melukis jalan yang akan dilalui  mereka dalam  bersikap kepadamu. Jika engkau bersikap baik kepada mereka dan mencintai mereka, niscaya mereka mencintaimu.
Kalau engkau memberikan faedah untuk mereka, mereka akan memberimu faedah.
Pasti! Saling mencintai dan mengasihi itu karena dan dijalan Allah.
Dan orang yang paling pertama mendapatkan cinta dan kelembutan perasaanmu adalah orangtua, istri atau suami dan anak-anakmu.
Rasul shollalllahu ‘alaihi wa sallama bersabda,
خيركم خيركم لأهله و أنا خيركم لأهلي
“Sebaik-baik kalian adalah yang paling baik bagi keluarganya dan aku adalah yang paling baik bagi keluargaku”.[1]
Tidaklah tersesat banyak manusia dari jalan Robb mereka melainkan karena mereka lebih mengedepankan cinta kepada segala sesuatu melebihi cintanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.
Demikian juga sebagian orang yang tenggelam dalam lembah permusuhan, dengki dan dendam kesumat adalah karena hilangnya cinta dari hati mereka.
Cobalah rasakan hidup – walau sebentar – dengan merasakan cinta manusia kepadamu, sedikit atau pun banyak. Bukankah hari-hari itu akan menjadi hari-hari terindah dalam kehidupanmu?.[2]
Dengarkan firman Allah Ta’ala,
إن الذين أمنوا وعملوا الصالحات سيجعل لهم الرحمن ودا
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal sholeh Allah yang Maha pengasih akan menjadikan untuk mereka kasih-sayang”.[3]
Maksudnya cinta di hati manusia untuk mereka!
Pernahkah engkau bertanya pada dirimu sendiri, “Bagaimana diriku dengan cinta dilangit ini?”. Bukankah engkau pernah mendengar firman Allah Ta’ala dalam hadits Qudsi, “Sesungguhnya aku mencintai fulan, maka cintailah ia”. Lalu malaikat menyambutnya dengan penuh cinta dan rindu, kemudian diletakkan untuk penerimaan di muka bumi yaitu dengan cinta manusia kepadanya?!
Subhanallah!!
Seseorang dicintai Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, dicintai Jibril dan para malaikat yang menghuni langit. Kemudian Allah jadikan manusia mencintainya … alangkah indahnya hidup orang tersebut.
Salah seorang di antara kita selalu mencari dan mengharapkan cinta makhluk kepadanya. Dadanya akan serasa sesak dan lidahnya bagai kelu jika mereka membencinya. Dan ia akan terbang karena gembira jika mereka mencintainya.
Orang ini mencari cinta manusia kepadanya disetiap tempat dan pada setiap insane. Akan tetapi ia lupa – kadang-kadang atau bahkan sering – cinta Robb-nya insan. Ia lupa apakah ia termasuk orang-orang yang dicintai Allah atau sebaliknya?
Demi Allah, saudaraku!! Apa guna cinta seluruh makhluk kepada kita jika Robb pencinta seluruh makhluk membenci kita?!
Renungkan bagaimana Asiyah mendahulukan tetangga sebelum tempat tinggal dalam do’anya, “Robbku, bangunkanlah untukku di sisi-Mu sebuah rumah di dalam surga”.[4]
Bagaimana menurutmu, kalau dikatakan kepada orang-orang mukminin : pilihlah antara surga tidak ada padanya Robb kalian dan padang tandus kalian bersama Robb kalian. Menurutmu apa yang akan mereka pilih?
Oohh .. alangkah meruginya orang yang tidak pernah merasakan yang paling indah dan manis dalam kehidupan ini!
Tahukah engkau apa itu? Dicintai Allah dan mencintai-Nya.
Cinta Allah kepada hamba adalah puncak cita-cita orang-orang yang sholeh. Karena apabila Allah cinta kepada hamba-Nya, Dia ridho kepadanya, meridhoi amalan, perkataan dan hatinya. Kebahagiaan apalagi yang melebihi itu?
Katakana kepadaku sejujurnya: apakah ada seseorang yang tulus dan benar dalam mencintai kekasihnya lalu ia menyiksa kekasihnya? neraka apalagi yang ditakuti seorang hamba apabila ia dicintai Allah? (dan bagi Allah adalah perumpamaan yang lebih tinggi – walillahil Matsalil A’laa)

Libur Jumat


السؤال :
بدأت بعض الدول العربية في تغيير أيام الإجازة الأسبوعية من يومي الخميس والجمعة إلى ( الجمعة و السبت ) أو ( الجمعة والأحد ) ، و منهم من غير إلى (السبت و الأحد ) .
فما حكم وضع الإجازة في يومي السبت والأحد سواء كانت مجتمعة أو بيوم منفرد ؟.
بارك الله فيكم .
Pertanyaan, sebagian Negara arab mulai mengubah libur pekanannya dari Kamis dan Jumat menjadi Jumat dan Sabtu, ada juga yang menjadi Jumat dan Ahad dan ada pula yang berubah menjadi Sabtu dan Ahad. Apa hukum menjadikan hari Sabtu dan Ahad sebagai hari libur baik dua-duanya atau pun salah satunya?
الاجابة :
الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وبعد:
لم يكن المسلمون في عصورهم الأولى يخصون يوماً يترك العمل فيه ، ولهذا عد بعض العلماء العطلة يوم الجمعة نوعاً من التشبه بالكفار لأن من عادتهم ترك العمل في عيدهم الأسبوعي كالسبت لليهود والأحد للنصارى .
Jawaban Syaikh Abdurrahman al Barrak,
Di masa salaf kaum muslimin tidak mengkhususkan harta tertentu sebagai hari libur kerja. Oleh karena itu sebagian ulama [baca: Imam Malik, pent] menilai libur pada hari Jumat sebagai salah satu bentuk menyerupai orang kafir yang memiliki kebiasaan tidak bekerja dalam hari raya pekanan mereka semisal Sabtu bagi Yahudi dan Ahad bagi Nasrani.
وقد سرى في العالم الإسلامي ترك العمل الرسمي وشبه الرسمي كالشركات في يوم الجمعة .
Tersebar di dunia Islam kebiasaan menjadikan hari Jumat sebagai hari libur kerja baik di instansi negeri atau swasta.
وكان من الشبهات للتعطيل في يوم الجمعة أن فيه تفرغاً لصلاة الجمعة فلهذا صار عرفاً لا يستنكر ،
Di antara dalih menjadikan hari Jumat sebagai hari libur adalah dengannya bisa fokus untuk mengerjakan shalat Jumat. Dengan alas an ini kebiasaan ini menjadi ‘urf atau tradisi yang tidak diingkari.
ويبعده عن صورة التشبه أن يوم الجمعة هو عيد المسلمين الأسبوعي فهو اليوم الذي هدى الله إليه هذه الأمة وأضل عنه اليهود والنصارى ، فلليهود يوم السبت ، وللنصارى يوم الأحد ،
Unsur tasyabbuh semakin hilang mana kala menimbang bahwa hari Jumat adalah hari raya pekanan bagi kaum muslimin. Itulah yang Allah anugrahkan kepada umat Muhammad dan tidak dianugrahkan kepada Yahudi dan Nashrani. Untuk Yahudi hari Sabtu sedangkan untuk Nasrani hari Ahad.
ولكن لما اشتد داء التشبه في الأمة الإسلامية تنوعت طرقهم في التقرب إلى مناهج الأمم الكافرة فمنهم من جعل عطلة الأسبوع السبت والأحد موافقة للدول اليهودية والنصرانية ، وهذا أقبح أنواع التشبه في هذه المسألة ،
Akan tetapi tatkala semangat tasyabbuh dengan orang kafir semakin membara di tengah tengah kaum muslimin maka ada banyak cara yang dilakukan oleh orang Islam untuk mendekati jalan hidup orang-orang kafir. Ada yang menjadikan hari Sabtu dan Ahad sebagai hari libur sehingga semisal dengan Negara Yahudi dan berbagai negara Nasrani. Inilah bentuk tasyabbuh dengan orang kafir dalam masalah hari libur yang paling jelek.
ومنهم من جعل عطلة الأسبوع يومي الجمعة والسبت ولا أظن أحداً جعل عطلة الأسبوع ثلاثة أيام ،
Ada pula yang menjadikan hari Jumat dan Sabtu sebagai hari libur. Aku kira tidak ada yang menetapkan hari libur pekanan selama tiga hari.
ومنهم من كفاه في التشبه الموافقة في العدد عدد أيام إجازة الأسبوع فجعل إجازة الأسبوع يوم الخميس ويوم الجمعة ؛ وهذا أهونها .
Ada yang menyerupai orang kafir dalam jumlah hari libur pekanan yaitu dua hari sehingga mereka tetapkan hari Kamis dan Jumat sebagai hari libur. Inilah bentuk tasyabbuh yang paling minimalis.
وفي تطويل الإجازة مفاسد كثيرة ليس هذا موضع تفصيلها ، والله أعلم .
وصلى الله على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
Libur lama lama itu menilai banyak sisi sisi negatif.

Penjurusan di SMA

Penjurusan atau Course yang ditawarkan di level pendidikan menengah diterapkan di Indonesia sejak jaman Belanda. Sekolah HBS yang merupakan Sekolah Menengah untuk anak-anak Eropa, dan AMS yang merupakan sekolah menengah atas untuk anak-anak pribumi pertama kalinya dibagi atas 2 course yaitu Budaya (Kelompok A) dan Sains (kelompok B). Pada masa-masa selanjutnya sistem penjurusan di Indonesia diterapkan sejak SMP, yang kemudian dihapuskan pada tahun 1962. Sistem penjurusan kemudian hanya dikenal di SMA dengan 3 macam jurusan yaitu A (sains), B (bahasa/budaya) dan C (sosial). Pengistilahan ini mengalami perubahan dan spesifikasi pada masa-masa berikutnya seperti A1, A2, A3, dan A4. Dan akhirnya kembali seperti sekarang, penamaan jurusan tidak lagi menggunakan lambang huruf atau angka, tetapi dengan kategori IPA, IPS, dan Bahasa.
Penjurusan diperkenalkan sebagai upaya untuk lebih mengarahkan siswa berdasarkan minat dan kemampuan akademiknya. Siswa-siswa yang mempunyai kemampuan sains dan ilmu eksakta yang baik, biasanya akan memilih jurusan IPA, dan yang memiliki minat pada sosial dan ekonomi akan memilih jurusan IPS, lalu yang gemar berbahasa akan memilih Bahasa.
Pengarahan sejak dini ini dimaksudkan untuk memudahkan siswa memilih major/bidang ilmu yang akan ditekuninya di Universitas atau akademi yang tentunya akan mengarah pula kepada karirnya kelak. Tetapi penjurusan di tingkat SMA tidak selalu menjamin bahwa seorang siswa akan memilih bidang studi yang sama di Universitas, karena pada kenyataannya banyak siswa program IPA yang memilih jurusan Ekonomi, Politik, Hubungan Internasional, atau siswa jurusan IPS yang memilih program Bahasa.
Pemilihan jurusan yang berbeda dengan bidang ilmu yang ditekuni di SMA tersebut adalah wajar sebab anak seusia SMA memang belum bisa memastikan karirnya. Jangankan anak SMA, mahasiswa PT pun masih mengalami kebimbangan menentukan karirnya setelah lulus.
Yang penting untuk dipikirkan saat ini adalah apakah penjurusan di SMA sudah efektif, terutama jika dipandang dari sudut kepentingan siswa ? Sebagaimana disebutkan dalam UU Sisdiknas 2003 tentang tujuan pendidikan menengah, ada 2 arahan yaitu mempersiapkan siswa ke jenjang PT, dan untuk terjun ke masyarakat (bekerja). Dalam penelitian yang saya lakukan di beberapa SMA di Madiun, jumlah lulusan SMA yang melanjutkan ke PT adalah 56%,  yang bekerja 9%, dan 35% tergolong unemployment (termasuk data yang tak jelas). Lulusan SMK yang melanjutkan ke PT sebesar 6%, yang bekerja sebesar 40%, lalu sisanya (54%) unemployment. Secara nasional, lulusan Sekolah Menengah yang melanjutkan ke PT hanya sebesar 15 % (Data tahun 2005/2006).
Rendahnya angka melanjutkan ke PT dapat disebabkan oleh banyak hal, di antaranya : masalah ekonomi, ketidakmampuan akademik, gagal dalam UN, gagal dalam ujian masuk PT, dll. Melihat kenyataan rendahnya angka partisipasi tersebut, maka pendidikan di level SMA (pendidikan menengah umum) sebaiknya diarahkan untuk mempersiapkan siswa agar lebih memiliki kemampuan untuk bekerja atau membuka usaha mandiri. Tentu saja, selain pemikiran ini, dapat juga dikembangkan argumen untuk mempermudah proses ujian masuk PT atau menekan biaya kuliah/masuk PT, tetapi pembahasan tentang ini tidak akan saya bahas di sini.
Penjurusan yang ada di SMA saat ini adalah penjurusan yang mengarah kepada satu tujuan yaitu melanjutkan ke PT. Penjurusan seperti ini memiliki keterbatasan dalam mengantisipasi kondisi siswa-siswa yang karena alasan tertentu tidak dapat melanjutkan ke PT, dan memilih (terpaksa memilih) untuk langsung bekerja. Dengan kemampuan yang dipersiapkan untuk melanjutkan ke PT, maka wajar jika banyak siswa SMA juga mengalami kesulitan ketika bekerja di masyarakat. Bahkan pekerjaan yang dilakukan barangkali serabutan,dengan prinsip yang penting bekerja.
Barangkali banyak yang menyarankan agar anak-anak yang tidak ingin melanjutkan ke PT dan berminat bekerja, sebaiknya melanjutkan ke SMK saja. Tetapi perlu diingat bahwa jumlah SMK lebih sedikit dibandingkan dengan SMA, dan itu pun tidak menyebar merata ke daerah-daerah pelosok. Bantahan lain, barangkali ada anak yang tidak senang dengan sistem belajar/pendidikan di SMK. Hak-hak dan keberatan semacam ini harus diakomodasikan dalam sistem pendidikan kita.
SMK selama ini dianggap sebagai sekolah untuk anak kelas kedua, di mana kelas kesatu dianggap sebagai anak-anak berotak cemerlang yang mampu mengenyam pendidikan SMA. Di beberapa negara  SMK bahkan dianalogkan sebagai sekolahnya anak-anak desa/daerah. Dan karena sejak awal sistem pendidikan membuat garis lurus antara SMA dan PT, dan diperparah dengan pandangan masyarakat yang terlanjur memahami bahwa PT  lebih bergengsi daripada bekerja, maka opini bahwa SMK lebih rendah statusnya daripada SMA menguat sebagai sebuah dampak yang berentetan.
Sekarang bagaimana menolong anak-anak SMA di Indonesia agar memiliki kemampuan memadai untuk terjun ke masyarakat ?
Menurut saya, penjurusan di SMA harus diperkaya. Penjurusan tidak saja menyiapkan bekal yang mengarah kepada satu jalan, yaitu PT, tetapi harus membuka peluang untuk kesiapan terjun ke masyarakat. Karenanya seperti halnya di Jepang, penjurusan di SMA yang dikenal dengan istilah sinro (進路)menawarkan dua course, yaitu course untuk melanjutkan ke PT dan course untuk bekerja. Course untuk melanjutkan ke PT sama dengan penjurusan di SMA di Indonesia, sedangkan course untuk bekerja sama dengan penjurusan di SMK, tetapi dalam skala yang terbatas (jenis course, jam belajar/praktek).
Kalau begitu apa perbedaa belajar di SMA atau di SMK ?
Pembedaan SMA dan SMK menjadi bias karena adanya fakta bahwa siswa kedua sekolah dapat melanjutkan ke PT yang sama atau menekuni bidang kerja yang sama.
Kebijakan yang memperkenankan siswa SMK untuk mengikuti Ujian Masuk PT sebagaimana anak SMA adalah kebijakan yang menurut saya perlu dipikirkan kembali. Secara logika, materi yang diujikan di UMPTN (atau apalah namanya sekarang) adalah materi general subject (Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, IPA, IPS) yang notabene hanya diperoleh intensif oleh siswa SMK pada tahun pertama (kelas satu). Karena tujuan pendidikan di SMK adalah untuk bekerja, maka materi teknik/keterampilan/skill lebih banyak ketimbang materi umum. Jadi sangat wajar jika siswa-siswa SMK yang lulus dalam UMPTN secara signifikan rendah.
Tetapi melarang anak SMK untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi adalah juga sebuah kesalahan. Oleh karena itu yang perlu dipersiapkan adalah PT atau lembaga higher education/politeknik/akademi yang bertujuan untuk mencetak profesional, yang memberikan peluang kepada siswa SMK untuk mengembangkan skill/ilmu/keterampilan yang sudah didapatnya di level pendidikan menengah.
Model seperti di atas merupakan model utama di beberapa negara Eropa. Meskipun saat ini ada beberapa negara Eropa yang menyelenggarakan comprehensive school , yaitu menggabungkan antara SMK dan SMA.

Masalah-Masalah pada Masa Remaja

Masalah-Masalah pada Masa Remaja

Fase remaja merupakan masa perkembangan individu yang sangat penting. Harold Alberty (1957) mengemukakan bahwa masa remaja merupakan suatu periode dalam perkembangan yang dijalani seseorang yang terbentang sejak berakhirnya masa kanak-kanak sampai dengan awal masa dewasa. Conger berpendapat bahwa masa remaja merupakan masa yang amat kritis yang mungkin dapat erupakan the best of time and the worst of time.
Kita menemukan berbagai tafsiran dari para ahli tentang masa remaja :
  • Freud menafsirkan masa remaja sebagai suatu masa mencari hidup seksual yang mempunyai bentuk yang definitif.Charlotte Buhler menafsirkan masa remaja sebagai masa kebutuhan isi-mengisi.Spranger memberikan tafsiran masa remaja sebagai masa pertumbuhan dengan perubahan struktur kejiwaan yang fundamental.
  • Hofmann menafsirkan masa remaja sebagai suatu masa pembentukan sikap-sikap terhadap segala sesuatu yang dialami individu.
  • G. Stanley Hall menafsirkan masa remaja sebagai masa storm and drang (badai dan topan).
Para ahli umumnya sepakat bahwa rentangan masa remaja berlangsung dari usia 11-13 tahun sampai dengan 18-20 th (Abin Syamsuddin, 2003). Pada rentangan periode ini terdapat beberapa indikator perbedaan yang signifikan, baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Oleh karena itu, para ahli mengklasikasikan masa remaja ini ke dalam dua bagian yaitu: (1) remaja awal (11-13 th s.d. 14-15 th); dan (2) remaja akhir (14-16 th s.d.18-20 th).
Masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan, baik secara fisik maupun psikis, yang mungkin saja dapat menimbulkan problema atau masalah tertentu bagi si remaja. pabila tidak disertai dengan upaya pemahaman diri dan pengarahan diri secara tepat, bahkan dapat menjurus pada berbagai tindakan kenakalan remaja dan kriminal. Permasalahan yang mungkin timbul pada masa remaja diantaranya :
Problema berkaitan dengan perkembangan fisik dan motorik.
Pada masa remaja ditandai dengan adanya pertumbuhan fisik yang cepat. Keadaan fisik pada masa remaja dipandang sebagai suatu hal yang penting, namun ketika keadaan fisik tidak sesuai dengan harapannya (ketidaksesuaian antara body image dengan self picture) dapat menimbulkan rasa tidak puas dan kurang percaya diri. Begitu juga, perkembangan fisik yang tidak proporsional. Kematangan organ reproduksi pada masa remaja membutuhkan upaya pemuasan dan jika tidak terbimbing oleh norma-norma dapat menjurus pada penyimpangan perilaku seksual.
Problema berkaitan dengan perkembangan kognitif dan bahasa.
Pada masa remaja awal ditandai dengan perkembangan kemampuan intelektual yang pesat. Namun ketika, si remaja tidak mendapatkan kesempatan pengembangan kemampuan intelektual, terutama melalui pendidikan di sekolah, maka boleh jadi potensi intelektualnya tidak akan berkembang optimal. Begitu juga masa remaja, terutama remaja awal merupakan masa terbaik untuk mengenal dan mendalami bahasa asing. Namun dikarenakan keterbatasan kesempatan dan sarana dan pra sarana, menyebabkan si remaja kesulitan untuk menguasai bahasa asing. Tidak bisa dipungkiri, dalam era globalisasi sekarang ini, penguasaan bahasa asing merupakan hal yang penting untuk menunjang kesuksesan hidup dan karier seseorang. Namun dengan adanya hambatan dalam pengembangan ketidakmampuan berbahasa asing tentunya akan sedikit-banyak berpengaruh terhadap kesuksesan hidup dan kariernya. Terhambatnya perkembangan kognitif dan bahasa dapat berakibat pula pada aspek emosional, sosial, dan aspek-aspek perilaku dan kepribadian lainnya.
Problema berkaitan dengan perkembangan perilaku sosial, moralitas dan keagamaan.
Masa remaja disebut pula sebagai masa social hunger (kehausan sosial), yang ditandai dengan adanya keinginan untuk bergaul dan diterima di lingkungan kelompok sebayanya (peer group). Penolakan dari peer group dapat menimbulkan frustrasi dan menjadikan dia sebagai isolated dan merasa rendah diri. Namun sebaliknya apabila remaja dapat diterima oleh rekan sebayanya dan bahkan menjadi idola tentunya ia akan merasa bangga dan memiliki kehormatan dalam dirinya. Problema perilaku sosial remaja tidak hanya terjadi dengan kelompok sebayanya, namun juga dapat terjadi dengan orang tua dan dewasa lainnya, termasuk dengan guru di sekolah. Hal ini disebabkan pada masa remaja, khususnya remaja awal akan ditandai adanya keinginan yang ambivalen, di satu sisi adanya keinginan untuk melepaskan ketergantungan dan dapat menentukan pilihannya sendiri, namun di sisi lain dia masih membutuhkan orang tua, terutama secara ekonomis. Sejalan dengan pertumbuhan organ reproduksi, hubungan sosial yang dikembangkan pada masa remaja ditandai pula dengan adanya keinginan untuk menjalin hubungan khusus dengan lain jenis dan jika tidak terbimbing dapat menjurus tindakan penyimpangan perilaku sosial dan perilaku seksual. Pada masa remaja juga ditandai dengan adanya keinginan untuk mencoba-coba dan menguji kemapanan norma yang ada, jika tidak terbimbing, mungkin saja akan berkembang menjadi konflik nilai dalam dirinya maupun dengan lingkungannya.
Problema berkaitan dengan perkembangan kepribadian, dan emosional.
Masa remaja disebut juga masa untuk menemukan identitas diri (self identity). Usaha pencarian identitas pun, banyak dilakukan dengan menunjukkan perilaku coba-coba, perilaku imitasi atau identifikasi. Ketika remaja gagal menemukan identitas dirinya, dia akan mengalami krisis identitas atau identity confusion, sehingga mungkin saja akan terbentuk sistem kepribadian yang bukan menggambarkan keadaan diri yang sebenarnya. Reaksi-reaksi dan ekspresi emosional yang masih labil dan belum terkendali pada masa remaja dapat berdampak pada kehidupan pribadi maupun sosialnya. Dia menjadi sering merasa tertekan dan bermuram durja atau justru dia menjadi orang yang berperilaku agresif. Pertengkaran dan perkelahian seringkali terjadi akibat dari ketidakstabilan emosinya.
Selain yang telah dipaparkan di atas, tentunya masih banyak problema keremajaan lainnya. Timbulnya problema remaja dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik internal maupun eksternal. Agar remaja dapat terhindar dari berbagai kesulitan dan problema kiranya diperlukan kearifan dari semua pihak.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India