Rabu, 29 Februari 2012

Mau siap nikah? Pacaran dulu, dong!


oleh M Shodiq Mustika
Sebagian orang muslim menyangka bahwa kita bisa siap nikah tanpa pacaran lebih dulu. Benarkah demikian? Persangkaan mereka itu keliru! Sebab, makna asli “pacaran” adalah “persiapan menikah”. Mengingat bahwa nikah merupakan langkah besar dalam kehidupan, kita pada umumnya takkan mungkin siap nikah tanpa mempersiapkannya.
Ada juga yang mengharamkan pacaran sebelum menikah karena menyangka bahwa “bentuk pacaran pasti tidak lepas dari perkara-perkara haram, khususnya zina” (sebagaimana dipaparkan di bawah ini). Persangkaan mereka ini juga keliru!
1) Kata mereka, “Pacaran adalah jalan menuju zina”. Dengan mengatakan ini, mereka sorongkan ayat “Dan janganlah kamu mendekati zina…” (QS Al Isra’: 32) Namun, mereka sama sekali tidak menyodorkan bukti yang meyakinkan bahwa pacaran itu identik dengan “jalan menuju zina”. Padahal, hasil penelitian ilmiah justru menunjukkan bahwa pacaran itu TIDAK identik dengan “mendekati zina”. (Lihat “Ciuman dengan Pacar (PR untuk Penentang Pacaran Islami)“.)
2) Kata mereka, “Pacaran melanggar perintah Allah untuk menundukkan pandangan.” Kita bisa menanggapi pernyataan mereka ini dengan dua pernyataan. Pertama, pacaran tidak harus dengan pandang-memandang. Jangankan cuma menundukkan pandangan. Tidak memandang sama sekali pun bisa diujudkan dalam pacaran. (Untuk contoh, lihat pacaran islami ala Ibnu Hazm dalam “Mengapa Sengaja Jauh di Mata“.) Kedua, perintah menundukkan pandangan itu berlaku untuk yang disertai dengan syahwat birahi. Bila tidak disertai dengan syahwat birahi, maka memandang lawan-jenis nonmuhrim (termasuk pacar) TIDAK haram. (Lihat fatwa Syaikh Qardhawi dalam “Bolehkah Laki-Laki Memandang Perempuan dan Sebaliknya?“)
3) Kata mereka, “Pacaran seringnya berdua-duaan (berkholwat).” Lagi, kita bisa menanggapi pernyataan mereka ini dengan dua pernyataan. Pertama, pacaran tidak harus dengan berdua-duaan. Pacaran bisa dilakukan bersama-sama dengan orang lain. (Untuk contoh, lihat “foto pacaran islami ala Kalimantan Selatan“.) Kedua, khalwat dengan lawan-jenis nonmuhrim tidak selalu terlarang. Ada kalanya khalwat itu diperbolehkan, yaitu bila dalam keadaan terawasi. (Lihat “Shahihnya Hadits Yang Membolehkan Berduaan“.)
4) Kata mereka, “Dalam pacaran, tangan pun ikut berzina [karena bersentuhan]“. Mereka menunjukkan dalil “… zina tangan adalah menyentuh …”. Padahal, yang dimaksudkan dalam dalil tersebut adalah yang disertai dengan syahwat birahi. Jadi, menyentuh tanpa disertai dengan syahwat birahi itu TIDAK tergolong zina tangan. (Lihat “Pengertian zina-hati dan mendekati-zina lainnya“.) Selain itu, tanpa bersentuhan pun pacaran bisa dilakukan. (Untuk contoh, lihat pacaran islami ala Ibnu Hazm dalam “Mengapa Sengaja Jauh di Mata“.)
Dengan demikian, tertolaklah argumentasi (hujjah) mereka yang mengharamkan segala jenis pacaran. Bagaimanapun, ada jenis pacaran yang yang terlarang (yang jahiliyah), tetapi ada juga jenis pacaran yang dibolehkan (yang islami).

Selasa, 28 Februari 2012

Contoh Proposal Orgab


 




P
R
O
P
O
S
A
L
ORIENTASI GABUNGAN
SMA AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
TAHUN PELAJARAN 2011/2012



YAYASAN AL AZHAR LAMPUNG
SMA AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG
ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)
Jl. M. Noor I Sepang Jaya Kec. Kedaton Bandar Lampung Telp.(0721) 774107



Sesuai dengan program kerja yang telah diagendakan setiap awal tahun ajaran baru dan seriap menjelang berakhirnya masa jabatan pengurus OSIS SMA AL AZHAR 3 BANDAR LAMPUNG 2010/2011 , di mana telah terseleksinya anggota baru di OSIS dan anggota extrakulikuler  lainnya maka diperlukan sebuah acara yang dapat mengakomodasi dan mempererat kerjasama antara sesama ekstrakulikuler yang ada di SMA AL AZHAR 3 Bandar Lampung  serta meningkatkan kemampuan kinerja di setiap ekstrakulikuler di SMA AL AZHAR 3 Bandar Lampung.

          Untuk itu,kegiatan yang akan diselenggarakan oleh OSIS SMA AL AZHAR 3 Bandar Lampung untuk mewujudkan hal diatas adalah dengan mengadakan ORIENTASI GABUNGAN (ORGAB). Acara ini selain merupakan sebagai acara rutin tahunan juga merupakan salah satu upaya dari OSIS untuk melatih kerja sama antar antar ekstrakulikuler dan juga menyiapkan pengurus serta anggota ekstrakulikuler untuk mampu berorganisasi dengan baik serta menumbuhkan sikap saling menghargai dan kreatifitas di kalangan siswa SMA AL AZHAR 3 yang mengikuti ekstrakulikuler.

          Dengan dilaksanakan acara ini diharapkan dapat memunculkan citra yang baik bagi setiap organisasi baik OSIS maupun ekstrakulikuler lainnya,sehingga meningkatkan kualitas dan mutu orang-orang yang ada di organisasi baik dari sisi akademik  maupun  sisi non-akademik yang berguna untuk diri sendiri,sekolah ,masyarakat serta bangs adan negara



       I.            DASAR KEGIATAN
Dasar kegiatan ini adalah
1.     Program kerja Organiasasi Siswa Intra Sekolah Tahun Pelajaran 2011/2012
2.     Hasil rapat OSIS dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan

    II.            TUJUAN KEGIATAN
      Tujuan diadakan kegiatan acara ini adalah sebagai berikut :
1.     Melatih dan membekali para generasi muda khusunya para pengurus ataupun anggota organisasi agar memiliki jiea kepemimpinan yang baik
2.     Menumbuhkan kreatifitas mngembangkan minat dan bakat setra kemampuan dan keberanian untuk tampil dimuka umum
3.     Menumbuhkan rasa cinta setra memiliki dan tetap menjalin silahturahmi terhadap sesama organisasi di SMA AL AZHAR 3 Bandar Lampung

 III.            TEMA KEGIATAN
Kegiatan ini mengusung tema “Dengan Alam Kita Bangun Kerja Sama dan Kekompakan “

IV.            JENIS KEGIATAN
Jenis kegiatan yang dilaksanakan adalah Perkemahan Bersama

   V.            PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan ini dilaksanakan pada :
·        Hari/Tanggal          : Sabtu-Minggu,
·        Tempat                 : Bumi Perkemahan Pramuka
  Jl. Pramuka  No.    Rajabasa Bandar Lampung

VI.            PANITIA DAN JADWAL ACARA   
Susunan panitia dan jadwal acara kegiatan terlampir

VII.            SUMBER DANA
Sumber Dana kegiatan ini berasal dari
·        Dana OSIS
·        Kontribusi Peserta ORGAB

VIII.            PERINCIAN DANA
Perincian dana kegiatan ini terlampir


IX.            PENUTUP
Demikian proposal kegiatan ini disampaikan semoga kegiatan ini dapat meningkatkan disiplin,kreatifitas dan inovasi siswa/i SMA AL AZHAR 3 Bandar Lampung
Kepada semua pihak yang telah membantu kontribusi baik berupa material maupan non-material kami mengucapkan terima kasih semoga kegiatan ini dapat terlaksana dan memperoleh hasil yang sesuai dengan yang kita harapkan.


Ketua Pelaksana,



Rizka Diannika Syahrizal
Bandar Lampung,1 November 2011
Sekertaris,



Rossi Damayanti



Pembina OSIS,



Rohamah, S.Pd
NIK.200907223
Ketua OSIS,



Ahmad Naufal Afni Caya

Mengetahui,
Wakil Kepala Sekolah Bid.Kesiswaan



Selamet Kamso, M.Pd
NIK.200807208


Menyetujui,
Plt.Kepala SMA AL Azhar 3 Bandar Lampung




Sumono, S.Pd
NIK. 200001124



SUSUNAN PANITIA ORIENTASI GABUNGAN

Pelindung                 : YAYASAN AL AZHAR LAMPUNG
Penasehat                 : Drs. Ma’arifuddin MZ, M.PdI
                                  Selamet Kamso, M.Pd
                                  Sumono, S.Pd
                                  Ali Imran, A.Md
                                  Rina Mediasari, S.Pd
Pembina                   : Rohamah, S.Pd
Penanggung Jawab    : OSIS SMA AL AZHAR 3 Bandar Lampung                
Ketua Pelaksana        : Rizka Diannika Syahrizal
Sekertaris                 : Sofi Nahari Oktariani
                                  Rossi Damayanti
Bendahara                : Natassya Arista Putri
                                  Devi Anggraini
Ø     Seksi Acara
Koordinator      : Taufiqurrohman, S.Ag
Anggota            : M. Arief Catur Prakoso
Agnes Ibtinia Diska
Zaenab Putri Inonu
Liza Astari

Ø     Seksi Konsumsi
Koordinator      : Susarti, S.Pd
                          Zuraida, S.Pd
Anggota            : Widya Puspita Sari
                          Gita Anggini
Annisa Hasbullah
Sisilia Agil
Rianti Anggraeni

Ø     Seksi Transportasi
Koordinator      : Epan Tanaim, S.Pd
                          Heri K, SP
Anggota            : Mulyadi
                          M.Robi
                          Nuraini




Ø     Seksi Perlengkapan
Koordinator      : Aris Hermawan YN
                          Mad Berawi, A.Md
Anggota            : Farid Nanda Syanur
Dika
Kharisma
Wahyu Indriani
Asti
Fadiansyah Ahmad Nurullah

Ø     Seksi Kesehatan
Koordinator      : Septiana
                          Lisa Marlita
Anggota            : Terawati
Debby Regita
Febrian
Lisa
Hilma Sofyani

Ø     Seksi Keamanan
Koordinator      : Cecep Lesmana
                          Andi Kurnia
Anggota            : Restu Fambudi
Luneta Khairunnisa
Desy
Riandra
Fajar
Ikhsan

What is Spoof?


What is Spoof? 

Spoof Text-Definition and Social Function of Spoof
Spoof is a text which tells factual story, happened in the past time with unpredictable and funny ending. Its social function is to entertain and share the story.
Generic Structure of Spoof
1. Orientation
2. Events
3. Twist
Language Feature of Spoof
1. Focusing on people, animals or certain things
2. Using action verb; ate, ran, etc
3. Using adverb of time and place
4. Told in chronological order.
===========================================================

Contoh-contoh Spoof


Penguin in the Park
Once a man was walking in a park when he across a penguin. He took it to a policeman and said; "What should I do?" The policeman replied; "Take it to the zoo!".

The next day, the policeman saw the man in the same park. The man was still carrying the penguin. The policeman was rather surprised and walked up to the man and asked; "Why are you still carrying the penguin? Didn't you take it to the zoo?" The man replied; "I certainly did. And it was a great idea because the penguin really enjoyed it. So, today I am taking it to the movie".

Generic Structure Analysis

Orientation;introducing participants: "He" and Penguin. They were in the park
Event1; The man tended to take the penguin to the park
Event; The following day, the man were still carrying the penguin
Twist; Even, finally the man would take the penguin to the movies
Language Feature Analysis
Focusing on certain certain participants; He, penguin, policeman
Using action verb; carry, walk up
Using adverb of time and place; once, in the park
Told in chronological order; chronological order by days, the next day.

----------------------------------------------------------------------------------



Abu Nawas and the King Aaron

The king wanted to test Abu Nawas’ smartness. So he invited Abu Nawas to the palace. “You want me, your Majesty?” greeted Abu Nawas. “Yes, you have fooled me three times and that’s too much. I want you to leave the country. Otherwise you will have to go to jail” said the king. “If that is what you want, I will do what you said” said Abu Nawas sadly. Then “Remember, from tomorrow you may not step on the ground of this country anymore” the king said seriously. Then Abu nawas left the king palace sadly.


The following morning the king ordered his two guards to go to Abu Nawas’ house. The guards were very surprised found Abu Nawas still in his house. He had not left the country yet. Instead leaving the country, Abu Nawas was swimming in small pool in front of his house. “Hey Abu Nawas, why haven’t you left this country yet? The king ordered you not to step on the ground of this country anymore, didn’t he?” said the guards. “Sure he did” answered Abu Nawas calmly. “But look at me! Do I step on the ground of this country? No, I do not step on the ground. I am swimming on the water” continued Abu Nawas.
The guards were not able to argue with Abu Nawas so they left Abu Nawas’ house and went back to the palace. The guards reported what they had seen to the king. The king was curious on Abu Nawas’ excuse not to leave the country. Therefore the king ordered his guard to call Abu Nawas to come to the palace.
Abu Nawas came to the palace on stilts. The king wondered and said “Abu, I will surely punish you because you haven’t done what I have said. You have not left this country”. The King continued “And now, look at you. You walk on stilts like a child. Are you crazy? The king pretended to be furious.

“I remember exactly what you said, Your Majesty” Abu Nawas answered calmly. “This morning I took a bath in the small pool in my house so that I had not to step on the ground. And since yesterday, I have been walking on this stilts. So you see, Your Majesty, I do not step on the ground of this country”. The king was not able to say anything.



Generic Structure Analysis

Orientation: Introducing Abu Nawas and the King on the counteracts about leaving and staying in the country

Event 1: Abu Nawas was swimming on the pool
Event 2: Abu Nawas was walking on the stilts
Twister: Abu Nawas explained that swimming in the pool and walking on the stilts meant not stepping on the ground of the country.

 ----------------------------------------------------------------------------------





Nasreddin’s Coat
 
One day Nasreddin had been invited to the dinner party. He went to the party by wearing old clothes.
When he arrived in the party, nobody looked at him and nobody gave him a seat. He got no food in the party so he went home and change his clothes
Next he put on his best clothes. He wore his newest coat and went to the party again. The host at once got up and came to meet him. The host offered him the best table and gave him a good seat and served him the best food

Nasreddin sat and put off his coat. He put his coat and said; “Eat the food, Coat!” the hosts and guests were very surprised and asked Nareddin; “What are doing?” Nasreddin replied calmly; “When I came here with my old clothes, nobody looked at me. Then I went home and put on my best clothes. I came back in my newest coat and you all give me this best food and drink. So, you give food to my coat instead of me”. Getting Nasreddin's answer, they just shook the head.


Horseman In The Sky
Carter Druse was born in Virginia. He was a southerner. When the United States was divided by a terrible civil war, Carter decided to join the Union Army of the north.

He told his father about his decision to join the north army. His father looked deep into his son's eyes. "Carter, No matter what happens, be sure you always do what you think is your duty."

One sunny afternoon, Carter was sent to guard. It was his duty to be sure that no enemy soldier spied on. Suddenly, he saw a man on horseback standing on the huge rocky cliff. He held a gun in his right hand, and the horse's reins in the other. Unavoidably, Carter pointed his gun. Carter was calm as he pulled the trigger.

Soon after firing his gun, Carter was joined by a Union sergeant.
"Did you fire?" The sergeant whispered.
"Yes."
"At what?" The sergeant continued.
"A horse"
"Was there anyone on the horse?" The sergeant asked again.
"Yes."
"Who? " The sergeant kept asking.
"My father."

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Justin Bieber, Gold Price in India