Memilih jargon melalui gabungan singkatan dua nama bakal calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) akan mempermudah sosialisasi. Tak bisa asal, cagub-cawagub menawarkan kelebihan, pencitraan, dan meningkatkan nilai jual melalui jargon singkatan nama. Seperti yang digagas pasangan Herman H.N.-Zainudin Hasan yang memilih label ’’Manzada’’ untuk sosialisasi. Seperti apa?
Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan
1.Berdasarkan UU Nomor 10 Tahun 2004 1. Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 adalah bentuk peraturan perundangan yang tertinggi. Dengan demikian, semua peraturan perundangan di bawahnya tidak boleh bertentangan dengan UUD 1945.
Pesan Pempek Online
Karena Palembang nun jauh disana,maka tak perlu jauh menuju kesana,karena Di jalan Pelita 2 No.59,Labuhan Ratu,Bandar Lampung ada Tempat mencurahkan rasa rindu kita akan memakan pempek. Berbagai macam pempek,model,lenggang,tekwan dll ada. Diproduksi oleh Citra Dewi,S.Pd,M.M (Guru SMPN 2 Bandar Lampung) terima pesanan ke nomor:08994296510 atau e-mail:naufalcaya@yahoo.com DIJAMIN LEZAT,HALAL,BERSIH,SEHAT,DAN MANTAP
Selasa, 03 Desember 2013
Sosialisasi Herman H.N.-Zainudin Hasan
Jargon Manzada, Terinspirasi ’’Man Jadda Wajada’’
Memilih jargon melalui gabungan singkatan dua nama bakal calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) akan mempermudah sosialisasi. Tak bisa asal, cagub-cawagub menawarkan kelebihan, pencitraan, dan meningkatkan nilai jual melalui jargon singkatan nama. Seperti yang digagas pasangan Herman H.N.-Zainudin Hasan yang memilih label ’’Manzada’’ untuk sosialisasi. Seperti apa?
Memilih jargon melalui gabungan singkatan dua nama bakal calon gubernur dan wakil gubernur (cagub-cawagub) akan mempermudah sosialisasi. Tak bisa asal, cagub-cawagub menawarkan kelebihan, pencitraan, dan meningkatkan nilai jual melalui jargon singkatan nama. Seperti yang digagas pasangan Herman H.N.-Zainudin Hasan yang memilih label ’’Manzada’’ untuk sosialisasi. Seperti apa?
Laporan Gatra Yuda Pramana, BANDARLAMPUNG
CUACA dingin tak menyurutkan minat masyarakat sekitar Gudang Lelang, Telukbetung Selatan, Bandarlampung, untuk menghadiri peresmian Majelis Buddha Indonesia (MBI) kemarin. Hadir dalam kesempatan itu Wali Kota Bandarlampung Herman H.N.
Bakal cagub yang diusung Partai Amanat Nasional (PAN) dan koalisi partai guram ini hadir menyapa warga. Dengan ciri khas bicara tegas, Herman H.N. memberikan sambutan dan menyatakan siap merangkul umat Buddha untuk membangun Lampung menjadi lebih baik.
Diwawancarai usai acara, Herman H.N. membenarkan telah memilih jargon Manzada sebagai nick name pasangan Herman H.N.-Zainudin Hasan. Menurut Herman H.N., Manzada terinspirasi kalimat inspiratif ’’Man Jadda Wajada’’. Artinya: siapa bersungguh-sungguh, maka dia akan berhasil.
"Ya, itu (Manzada, Red) adalah nama saya dan Pak Zainudin. Untuk mendapatkan nama itu (Manzada, Red) sudah mendapat petunjuk," seloroh Herman H.N.
Mantan Kadispenda Lampung ini menambahkan, tanda-tanda kecocokannya dengan Zainudin Hasan yang dikenal sebagai pengusaha itu, di antaranya cocoknya nama keduanya. "Dari nama saja, kami sudah cocok," ujarnya.
Perubahan nama Manzada juga direspons baik oleh kalangan tim pendukung. Menurut liaison officer (LO) Manzada, Agus Bhakti Nugroho, dari artinya, Manzada sama dengan Man Jadda Wajada (Barang siapa yang sungguh-sungguh, maka akan berhasil).
"Kami akan bersungguh-sungguh untuk mewujudkan Lampung yang lebih baik," katanya kemarin.
Agus menambahkan, meskipun menggunakan bahasa Arab, pasangan yang mereka usung tetap tidak meninggalkan saudara kita yang nonmuslim dan merangkul semua suku, agama, dan ras yang ada di Lampung.
"Nama itu kan ngalir saja, memadukan nama pasangan kita. Ya, mungkin itu tanda-tandanya mau jadi," ucapnya.
Bahkan dengan berseloroh, Agus mengatakan, semuanya tetap bermuara ke Lampung yang lebih baik. ’’Tidak usah saling memberi untuk berbakti, karena Lampung masih tetap aman. Tidak rusuh karena damai itu indah. Tapi, semuanya balik untuk Lampung yang lebih baik," ungkapnya. (p4/c2/gus)
Minggu, 24 November 2013
Selasa, 26 Maret 2013
Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Setelah Reshuffle
Berikut Daftar Nama Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II Setelah Reshuffle
- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan: Marsekal TNI Purn Djoko Suyanto
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian: Hatta Rajasa
- Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat: Agung Laksono
- Menteri Sekretaris Negara: Sudi Silalahi
- Menteri Dalam Negeri: Gamawan Fauzi
- Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
- Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro
- Menteri Hukum dan HAM: Amir Sjamsuddin (menggantikan Patrialis Akbar)
- Menteri Keuangan: Agus Martowardjojo
- Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Jero Wacik (menggantikan Darwin Zahedy Saleh)
- Menteri Perindustrian: MS Hidayat
- Menteri Perdagangan: Gita Wirjawan (menggantikan Mari Elka Pangestu)
- Menteri Pertanian: Suswono
- Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan
- Menteri Perhubungan: EE Mangindaan (menggantikan Freddy Numberi)
- Menteri Kelautan dan Perikanan: Tjitjip Sutardjo (menggantikan Fadel Muhammad)
- Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Muhaimin Iskandar
- Menteri Pekerjaan Umum: Djoko Kirmanto
- Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Sedyaningsih
- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan: M Nuh
- Menteri Sosial: Salim Segaf Aljufrie
- Menteri Agama: Suryadharma Ali
- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Mari Elka Pangestu (menggantikan Jero Wacik)
- Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring
- Menneg Riset dan Teknologi: Gusti Mohammad Hatta (menggantikan Suharna Surapranata)
- Menteri Negara Urusan Koperasi dan UKM: Syarifudin Hasan
- Menneg Lingkungan Hidup: Beerth Kambuaya (menggantikan Gusti Moh Hatta)
- Menneg Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar
- Menneg Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Azwar Abubakar (menggantikan EE Mangindaan)
- Menneg Pembangunan Daerah Tertinggal: Helmy Faisal Zaini
- Menneg PPN/Kepala Bappenas: Armida Alisjahbana
- Menneg BUMN: Dahlan Iskan (menggantikan Mustafa Abubakar)
- Menneg Perumahan Rakyat: Djan Faridz (menggantikan Suharso Manoarfa)
- Menneg Pemuda dan Olahraga: Andi Mallarangeng
Nama Pejabat Negara:
- Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto
- Kepala BIN (Badan Intelijen Negara): Letjen TNI Marciano Norman (menggantikan Jenderal Pol Purn Sutanto)
- Kepala BKPM (Badan Koordinasi Penanaman Modal): Fuad Rahmani (menggantikan Gita Wirjawan)
Nama Wakil Menteri
- Wakil Menteri Pertanian: Rusman Heriawan.
- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan: Wiendu Nuryanti
- Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Pendidikan: Musliar Kasim
- Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi: Eko Prasodjo
- Wakil Menteri Keuangan: Mahendra Siregar (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Perdagangan)
- Wakil Menteri Perdagangan: Bayu Krisnamurthi (sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian)
- Wakil Menteri BUMN: Mahmuddin Yasin (sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Kementerian BUMN)
- Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron
- Wakil Menteri Luar Negeri Wardana
- Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif: Sapta Nirwandar
- Wakil Menteri ESDM: Widjajono Partowidagdo
- Wakil Menteri Agama: Nasaruddin Umar
- Wakil Menteri Hukum dan HAM: Denny Indrayana
Sebelumnya, Presiden juga telah menetapkan wakil menteri di bawah ini:
- Wakil Menteri Pertahanan: Sjafrie Sjamsoeddin
- Wakil Menteri Perindustrian: Alex Retraubun
- Wakil Menteri Perhubungan: Bambang Susantono
- Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional: Lukita Dinarsyah Tuwo
- Wakil Menteri Keuangan: Anny Ratnawati
- Wakil Menteri Pekerjaan Umum: Hermanto Dardak
Rabu, 20 Maret 2013
Penemuan Injil Barnabas di Turki yang Mengguncang Dunia
REPUBLIKA.CO.ID, Oleh: Deden Mauli Darajat*
Munculnya kitab kuno di Turki pada Februari 2012, yang diyakini sebagai Injil Barnabas, membuat perdebatan di dunia internasional makin panas. Namun, perdebatan masih berkutat soal klaim benar tidaknya kitab itu sebagai Injil Barnabas. Adu pendapat belum masuk ke ranah isi kitab yang memang belum diterjemahkan oleh pemerintah Turki.
Kepala Direktorat Jenderal Museum dan Aset Budaya Turki, Zulkuf Yilmaz, mengakui memang ada satu kitab kuno yang masuk ke Museum Etnografi Turki pada Februari 2012. Kitab itu diberikan militer ke museum, setelah selama 12 tahun tersimpan di dalam lemari besi di kantor Pengadilan Tinggi Ankara.
Zulkuf berjanji, direktoratnya akan segera menganalisis isi kitab itu. Rencananya, kitab setebal 40 lembar itu akan dikirim ke Laboratorium Pusat Bahasa Turki untuk diteliti lebih lanjut. “Di laboratorium itu akan dianalisa dan diterjemahkan isinya,” ungkap Zulkup kepada televisi Hurriyet.
Injil Barnabas versi Turki ini ditulis di atas kulit hewan yang berwarna cokelat kehitaman. Penulisnya menggunakan tinta dari emas dan isinya dalam bahasa Aramaic, bahasa yang diperkirakan bahasa ibu Yesus Kristus. Umum kitab ini diduga mencapai 1.500 tahun.
Ada tiga versi Injil Barnabas, yakni Injil Barnabas berbahasa Italia, Injil Barnabas berbahasa Spanyol, dan terakhir yang ditemukan di Turki. Manuskrip Injil Barnabas versi Spanyol hilang dari peredaran, namun sebagian teksnya muncul di transkrip pada abad ke-18.
Munculnya Injil Barnabas di Turki yang ternyata berbahasa Aramaic menjadi penting karena bisa jadi inilah kitab yang lebih tua dari dua kitab sebelumnya. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Ertugrul Gunay, juga percaya kalau kitab Bernabas asal Turki ini adalah versi asli Injil Barnabas.
Dari dua versi itu terungkaplah versi lain soal Yesus Kristus dan munculnya Islam serta Nabi Muhammad SAW. Itu mengapa Injil Barnabas disebut ajarannya lebih pararel dengan Islam.
Dalam analisisnya, majalah Y-Jesus asal Amerika Serikat, menyatakan isi teks secara efektif menyangkal keilahian Yesus dan menolak konsep trinitas, kepercayaan kristen yang mendefinisikan Allah dalam tiga pribadi, Bapa, Anak, dan Roh Kudus.
Laporan itu juga menyatakan dalam teks, Yudas Iskariot disebut sebagai orang yang mati disalib dan bukan Yesus. Sementara dalam Perjanjian Baru, Yudas disebut mengkhianati Yesus.
Perdebatan soal isi dua kitab Barnabas sebelumnya pun kembali marak setelah Injil Barnabas Turki muncul. Phil Lawler, editor Catholic World News (CWN), menyatakan, kitab Barnabas Turki dapat saja diterima. Namun, karena manuskrip itu belum diterjemahkan, tidak ada yang tahu persis apa isi dari kitab itu.
Phil mengatakan, satu media Iran, Basij, melaporkan penemuan Kitab Barnabas Turki ini. Oleh Basij disebutkan, Injil Barnabas Turki ditulis pada abad ke-5 atau ke-6 Masehi. Phil membantah keras pendapat ini. Argumen yang dia ajukan adalah, Barnabas hidup bersamaan dengan Yesus Kristus dan termasuk 12 muridnya.
“Ini pasti ditulis oleh seseorang yang mengaku mewakili Barnabas,” kata Phil, seperti dikutip Daily Mail.
Ramalan tentang datangnya Nabi Muhammad SAW yang tertulis dalam kitab Barnabas sebelumnyna juga ia sangkal. Sebab, menurut Phil, aspek penanggalan manuskrip itu sangatl penting. "Jadi apa yang Turki miliki sekarang adalah sebuah dokumen tua, tetapi kami meragukan kitab yang saat ini diperdebatkan,” kata Phil.
Teolog Turki, Omer Faruk Harman, mengatakan, untuk mengungkap berapa usia kitab Barnabas Turki itu perlu diadakan riset mendalam. “Scan ilmiah dari kitab mungkin satu-satunya cara untuk mengungkapkan berapa usia sebenarnya,” ujarnya kepada Todays Zaman.
Analis terorisme dan pengamat Iran dari Christian Broadcasting Network, Erick Stakelbeck, mengatakan kemunculan Injil Barnabas Turki adalah akal-akalan Iran. Menurut dia, pemberitaan Injil Barnabas oleh media Iran, Basij adalah bentuk propaganda rezim Iran terhadap umat Kristen.
*Kontributor Republika di Ankara, Turki
Sumber: http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/khazanah/12/06/09/m5bvab-misteri-injil-kuno-barnabas-mengguncang-dunia
Kamis, 20 Desember 2012
Mengenal Ibu Ainun Habibie
dr. Hj. Hasri Ainun Besari
Kisah CInta dan Pernikahan
Makmur Makka, penulis Biografi Habibie
mendapatkan informasi menarik mengenai kisah cinta Habibie. Ternyata
cinta Ainun dan Habibie sudah bersemi sejak mereka remaja. Ainun mengaku
kalau ia dan Habibie sudah kenal sejak kecil, bahkan sekolah menenagah
mereka berdekatan. Pada tahun 1986, Majalah Femina memuat cerita
mengenai kisah ini.
Ainun saat itu mengatakan:
“Kami kenal sejak kecil, dia teman bermain kelereng kakak saya. Rumah
kami berdekatan ketika di Bandung. Di SLTP letak sekolah kami
bersebelahan. Di SLTA malah satu sekolah, hanya Rudy (panggilan Habibie)
satu kelas lebih tinggi.Dia selalu menjadi siswa
paling kecil dan paling muda di kelas, begitu juga saya. Guru dan
teman-teman sering kali berkelakar menjodoh-jodohkan kami. Yah, gadis mana
yang suka diperolok demikian?”
Ainun dan Habibie memang banyak kesamaan sehingga mereka sering dijodoh-jodohkan oleh guru dan teman-temannya.Antara
lain mereka sama-sama anak ke empat dari delapan bersaudara; sama-sama
dibesarkan dalam keluarga yang berpendidikan. Selain itu mereka juga
menjadi anak-anak yang beruntung karena memiliki ibu yang mendorong
mereka untuk mengutamakan pendidikan. Kesamaan lain adalah, mereka
sama-sama tinggal di Bandung dan sekolah di tempat yang sama. Yang tidak
kalah unik adalah, mereka sama-sama hobi berenang.
Kisah cinta antara dua anak manusia ini memang sudah terlihat sejak
mereka sama-sama sekolah. Rasa cinta tersebut mulai terbesit saat mereka
sekolah di SMAK Dago, Kota Bandung. Ainun adalah seorang gadis yang
sangat suka berenang. Karena terlalu banyak dan sering berenang, kulitnya menjadi lebih hitam.
Pada suatu hari, saat jam istirahat belajar, Habibie lewat di depannya.
Saat melihat Ainun Habibie mengatakan: “Hei, kamu
sekarang kok hitam dan gemuk?” Ungkapan ini menjadikan Ainun berfikir
dan merasakan sebuah getaran aneh di dalam dadanya. “Apakah Habibie
perhatian padanya?” Apalagi teman-temannya heran dengan kejadian itu dan
mengatakan kalau Habibie memang perhatian padanya. Memang, saat itu
Ainun memang menjadi pujaan di sekolahnya dan menjadi incaran banyak
siswa laki-laki, termasuk Habibie. Habibie pernah mengomentari tentang
Ainun dengan ungkapan: “Wah cakep itu anak, si item gula Jawa”.
Namun mereka berpisah cukup lama. Setelah lulus SMA,
Habibie melanjutkan pendidikannya ke ITB Bandung, namun tidak sempat
selesai. Habibie dikirimkan oleh orang tunya ke luar negeri untuk
melanjutkan pendidikan. Adalah ibunya yang sangat semangat menyuruhnya
belajar ke negeri “Panzeer” tersebut. Ia berangkat dengan biaya dari
orang tunya sendiri, dan tidak mendapat beasiswa pemerintah Indonesia,
namun pemerintah memberinya izin belajar ke sana. Lalu ia berangkat ke
Jerman Barat, untuk melanjutkan pendidikan di sana. Ia masuk ke
Universitas Technische Hochscheule di kota Achen, Jerman. Tahun 1960
terhitung Habibie tidak pulang ke Indonesia selama tujuh tahun. Ini
membuatnya sangat home sick, terutama ia sangat ingin mengunjungi pusara
Bapaknya.
Setelah menanti agak lama, akhirnya Habibie punya
kesempatan pulang ke Indonesia. Saat Habibie pulang ke Indonesia, ia
berkesempatan menziarahi makam bapaknya diUjung Pandang. Menjelang
lebaran ia pulang ke Bandung dan bertamu ke rumah tetangganya yang lama,
keluarga Ainun. Saat itu pula Ainun secara kebetulan sedang mengambil
cuti dari tempat kerjanya di RSCM dan pulang ke Bandung. Di sanalah
cinta lama bersemi kembali setelah sekian lama mereka tidak bersua. Saat
berjumpa dan bertatp mata Habibie mengatakan: “Kok gula Jawa sekarang
sudah menjadi gula pasir?”.Pertemuan mereka berlanjut di Jakarta.
Habibie mengikuti Ainun yang kembali ke Jakarta untuk masuk kerja di
RSCM. Di Jakarta Habibie tinggal di Jl. Mendut, rumah kakaknya yang
tertua.
Sama-sama tinggal di Jakarta membuat cinta mereka semakin bersemi. Mereka
saling berjanji untuk sering bertemu dan merindukan satu sama lain.
Habibie kerap menjemput Ainun yang bekerja di RSCM. Pada malam hari
mereka pacaran dan melewati waktu dengan sangat indah. Sesekali mereka
naik becak dengan jok tertutup, meskipun sebenarnya malam tidak diguyur
hujan. Dan ketika mereka semakin dekat, Habibie menguatkan hati untuk
mejatuhkan pilihannya pada Ainun. Ia melamar Ainun dan mempersunting
menjadi istrinya.
Habibie dan Ainun saat menikah
Habibie dan Ainun di hari-hari terakhir
Ainun disunting oleh BJ Habibie menjadi istrinya pada tanggal 12 Mei
1962. Mereka menghabiskan bulan madu di tiga kota. Kaliurang,
Yogyakarta, dilanjutkan ke Bali lalu diakhiri di Ujung Pandang, daerah
asal B. J. Habibie. Dari pernikahan ini mereka dikaruniai dua orang
putra; llham Akbar dan Thareq Kemal dan enam orang cucu.
Foto Keluarga Prof.Dr.Ing.Hi.B.J Habibie
Mendampingi Suami
Ainun memang mendampingi Habibie dalam segala hal.Misalnya, ia yang selalu mengingatkan Habibie dalam masalah waktu kerja.
Ketika jam telah menunjukkan pukul 22.00, Ainun menelpon Habibie dan
mengingatkannya agar menjaga kesehatan. Habibie terkadang meminta
stafnya menjawab kalau ia sudah di lift hendak pulang. Padahal ia terus
duduk di belakang meja kerjanya.
Ainun juga menjadi pengingat waktu saat Habibie memberikan kuliah atau
ceramah. Kita tahu kalau Habibie yang memberi kuliah ia sering lupa
waktu. Memeng secara isi materi tidak ada masalah, sebab semua orang
akan senang. Namun hal ini dapat mengganggu jadwal acara yang lain yang
mengikutinya. Nah, Ainun dengan cara tertentu akan memberikan isyarat
kalau habibie sudah harus berhenti. Setelaha melihat Isyarat Ainun,
Habibie akan mengatakan:
“Saya akhiri ceramah ini, saya sudah diperingatkan oleh Ainun.”
Wardiman Djojonegoro, mantan menteri pendidikan (1993-1998) pada era
Soeharto mengatakan kalau Ainun juga sangat memperhatikan makanan untuk
Habibie. Beliaulah yang menetukan asupan gizi yang baik untuk sang suami.
Sebagai Dokter hal ini memang mungkin dilakukannya. Sehingga kalau di
depan Ainun, Habibie sangat taat dengan aturan makan yang diterapkan
istrinya. Namun terkadang kalau Habibie makan berpisah dengan Ainun, ia
sering lupa dengan aturan makan dari istrinya. Hal ini terjadi karena
tidak ada orang yang tahu bagaimana makanan yang pas untuk Habibie
kecuali Ainun, istrinya.
Pada saat Habibie menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia, Ainun
adalah seorang yang dengan tulus ikhlas membantu suaminya mewujudkan
mimpi-mimpi mereka. Dalam buku karangan Habibie “Detik-detik Yang Menentukan” tergambar
dengan sangat baik bagaimana Ainun mendampingi Habibie dalam kondisi
yang sangat gawat dan krusial. Habibie dalam sebuah cerita yang panjang
memasukkan dengan gamblang apa saja yang dilakukan Ainun dalam
mendampinginya. Dan Ainun pula yang menjadikan Habibie selalu tenang dan
matang dalam mengambil sebuah keputusan.
Kisah-Kisah Unik
Dalam cara seminar atau ceramah
yang Habibie menjadi penceramahnya, Ainun menjadi “tukang tekan bel,”
memperingatkan Habibie mengenai waktu.
Pernah Habibie diberikan
kesempatan untuk menjadi penceramah dalam bulan Ramadhan. Ceramah
diberikan setelah shalat isya sebelum tarawih. Biasanya ceramah ini
hanya berlangsung selama sepuluh atau lima belas menit. Namun Habibie
melakukannya lebih lama, sehingga membuat para jamaah gelisah. Sebab ada
agenda lain yang harus dilaksanakan yaitu shalat tarawih. Ainun tahu
kondisi ini. Ia meminta seorang cucunya untuk memberikan isyarat pada
Habibie karena ia duduk agak jauh. Cucunya datang ke tempat yang
terlihat oleh Habibie dan membuat sebuah gerakan layaknya orang Shalat.
Habibie-pun paham. Sebelum mengkhiri ceramahnya, Habibie mengatakan:
“Ini pasti Ainun yang suruh.”
Ada pengalaman unik dari Ibu Linda,
mantan wartawan Majalah Tempo saat bertugas di istana pada masa
Soeharto. Ia sering menjumpai Habibie dengan pipi yang ada bekas
lipstiknya sebelum masuk kantor. Saat ditegur, Habibie dengan santai
mengatakan kalau istrinya sering mencium sebelum ia berangkat, bahkan
ketika sudah digarasi mobil.
Dan itu terjadi berkali-kali.
Saat diberitahu ia Habibie menjawab dengan bangga:
“Ya begini nih istri Oom….. seperti nggak mau pisah dan ditinggal ke kantor lama-lama. Senang ya punya pasangan seperti begini?”
Ibu Linda yang kebetulan berjumpa dengan Ibu Ainun, Istri Habibie “melaporkan” kejadian itu pada Ainun. Ainun menjawab:
“Aduuuh,
bikin malu ya? Artinya suami saya nggak hapus lagi dong kalau memang
masih ada bekas lipstik?, Awas saja nanti sampai di rumah mau saya
tanya ah …hahahaaa… !”
Dalam sebuah seminar yang diadakan oleh Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) di kantor BPPT Jakarta, Habibie menjadi keynote speaker.
Saat datang Habibie ditemani oleh istrinya, Ainun. Setelah selesai
memberikan kuliahnya, semua wartawan datang mengerubunginya untuk
wawancara. Pada saat itu pula Habibie tidak peduli dan ia nampak
mencari-cari di mana Ainun. Ketika seorang wartawan bertanya tentang
pendapatnya atas situasi di Timor Leste, Habibie hanya menjawab singkat:
“Maafkan, saya sedang mencari di mana mantan pacar saya. Mana Ainun? Saya belum pernah pisah dengan Ainun. Mana Ainun?”
Wujud cinta ini juga terlihat saat Ainun sudah terbaring di rumah sakit.
Selama hampir tiga bulan ini Habibie dikabarkan tidak beranjak dari
sisi istrinya. Sejak masuk rumah sakit pada tanggal 24 Maret 2010 silam
Habibie memberikan perhatian dan menunjukkan cinta kepada ibu dari
anak-anaknya itu. Tentu saja ini terjadi karena Habibie dan Ainun telah
banyak melewati berbagai perjuangan dalam menempuh hidup ini. Perjuangan
tersebut telah memupuk cinta mereka begitu kuat dan terasa takkan
terpisahkan. Selama di rumah sakit juga Habibie menuntun istrinya untuk
shalat. Dari sebuah sumber saya dapatkan, pada hari sebelum meninggal
dunia, Habibie sempat membimbing istrinya shalat subuh, zuhur dan ashar
di rumah sakit tersebut.
di hari-hari terakhir
Hasri Ainun Habibie masuk ke rumah sakit
Ludwig-Maximilians-Universitat, Klinikum Gro`hadern, Munchen, Jerman.
Ainun berada di bawah pengawasan direktur Rumah Sakit Prof Dr Gerhard
Steinbeck, yang juga spesialis penyakit jantung. Ia telah menjalani
sembilan kali operasi dan empat kali dari sembilan operasi tersebut
merupakan operasi utama. Sisanya merupakan operasi eksplorasi.
Pukul 17.05 waktu Jerman, hari Sabtu tanggal 22 Mei
2010, Nyonya Ainun wafat dalam usia 72 tahun, setelah 48 tahun hidup
bersama Habibie. Sebelum wafat, ibu Ainun sempat beberapa kali
mengalami kritis. Namun jiwanya tidak terselamatkan lagi. Semua yang
berasal dari Allah akan kembali kepada Allah.
Dalam proses penantian pengurusan administrasi sebelum jenazah
diterbangkan ke tanah airpun Habibie masih mendampingi istrinya. Dalam
pesawat beliau masih dekat dengan jenazah almarhumah. Saat tiba di tanah
air jenazah diturunkan dari pesawat, beliau masih mendampingi peti
jenazah tersebut. Dalam beberapa foto yang diabadikan wartawan jelas
nampak Habibie dengan peci hitam berjalan dengan memegang peti jenazah
istrinya. Bahkan saat jenazah dibawa ke pemakaman dari rumah duka,
Habibie tidak mau naik ke mobil yang telah disediakan untuknya. Ia malah
memilih masuk ke dalam ambulan dan duduk di sisi peti jenazah istrinya.
Mungkin tidak semua masyarakat yang menyaksikan iring-iringan mobil itu
tau kalau mantan Presiden Indonesia itu berada berdua dengan sang istri dalam
ambulan menuju pemakaman.
Selamat Jalan Ibu.Ainun, Jasa-Jasamu Akan Kami Kenang Selalu
Sumber: http://bigblackhorse.blogspot.com/2012/09/habibie-dan-ainun-kesetiaan-tiada-akhir.html (dengan diedit)
Rabu, 12 Desember 2012
Misteri Sai Baba
Apakah Sai Baba adalah Dajjal? dan bagaimanakah kemunculannya? Simaklah artikelsatu ini..
Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menarik perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, iaitu India Selatan. Telah bersabda Rasulullah S.A.W., bahawasanya Dajjal akan keluar dari bumi ini dari kawasan bahagian timur yang bernama Khurasan (Jamiu At-Tirmidzi).
“Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, azab kubur, fitnah (dugaan) hidup dan mati serta dari keburukan fitnah Dajjal.”
Salah satu tanda akhir zaman yang akhir-akhir ini cukup menarik perhatian adalah kehadiran seorang bernama Sai Baba, dia lahir dan tinggal di Desa Nilayam Puthaparti, wilayah timur Khurasan, iaitu India Selatan. Telah bersabda Rasulullah S.A.W., bahawasanya Dajjal akan keluar dari bumi ini dari kawasan bahagian timur yang bernama Khurasan (Jamiu At-Tirmidzi).
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi S.A.W. telah bersabda yang bermaksud:
“Hari Kiamat tidak akan datang hingga 30 Dajal (pendusta) muncul, mereka semua berdusta tentang Allah dan Rasul-Nya.”
Tidak mustahil bahwa Sai Baba ini adalah salah satu dari 30 dajal-dajal kecil yang akan membuka jalan bagi munculnya Al-Maseh Al-Dajjal. (Dajjal nantinya akan berperang dengan Imam Mahdi dan di bunuh oleh Nabi Isa A.S.)
Wallahu A’lam..
Tentang “Sai Baba”
Sai Baba dikatakan memiliki kemampuan menghidupkan orang mati, menyembuhkan orang lumpuh dan buta, bahkan mampu menurunkan hujan dan mengeluarkan tepung dari tangannya. Ia juga mampu berjalan melintasi belahan bumi dalam sekejap, menciptakan patung emas, merubah besi menjadi emas, dan banyak lagi berbagai fitnah yang ditunjukkan oleh Sai Baba kepada ribuan orang, bahkan jutaan yang datang dari berbagai suku bangsa dan agama. Saat ini Sai Baba dikatakan sudah pun memiliki puluhan juta pengikut.
Maka sudah saatnya bagi setiap muslim untuk mengetahui masalah ini, agar dirinya tidak turut sama menjadi korban berikut dari fitnah Sai Baba ini.
Tentang “Dajjal”
“Dajjal adalah seorang laki-laki yang gemuk, berkulit merah dan berambut keriting…”
(Hadith riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
(Hadith riwayat Al-Bukhari dan Muslim)
Sabda Rasulullah S.A.W. yang bermaksud:
“Diawal kemunculannya, Dajjal berkata, Aku adalah nabi, padahal tidak ada nabi setelahku. Kemudian ia memuji dirinya sambil berkata, Aku adalah Rabb kalian, padahal kalian tidak dapat melihat Rabb kalian sehingga kalian mati..”
(Hadist riwayat Ibnu Majah)
(Hadist riwayat Ibnu Majah)
Persamaan antara DAJJAL dan SAI BABA:
- Dajjal seorang laki yang berpostur pendek, gempal, berambut kerinting, berkaki bengkok (agak pengkor).
Persamaan: Sai Baba seorang yang berpostur pendek dan berambut kerinting. - Dajjal memiliki mata yang buta.
Persamaan: Sai Baba pernah mengalami kebutaan semasa muda kemudian sembuh kembali. - Dajjal datang dan bersamanya ada gunung roti dan sungai air.
Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan mengeluarkan vibhuti (tepung suci) dari udara melalui tangannya. - Dajjal memiliki kemampuan berpindah dari satu tempat ke tempat lain dengan cepat dan kecepatannya seperti hujan badai atau secepat awan yang ditiup angin kencang.
Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan berjalan menjelajahi bumi dalam hitungan kedipan mata. - Dajjal mempunyai pengikut yang sangat banyak, bahkan di akhir zaman nanti banyak manusia yang berangan-angan untuk berjumpa dengan Dajjal.
Persamaan: Sai Baba memiliki pengikut yang jumlahnya puluhan juta manusia dari berbagai macam suku, bangsa, negara dan agama. - Dajjal akan muncul dengan mengaku sebagai orang bijak/baik, sehingga ramai sekali orang yang tertarik untuk mengikutinya.
Persamaan: Sai Baba mengaku sebagai orang yang bijak yang membawa misi perdamaian, cinta kasih menghapuskan segala persengketaan dengan bijaksana. - Dajjal akan muncul dan sebagai nabi.
Persamaan: Sai Baba meletakkan dirinya sebagai nabi kepada pengikutnya. - Dajjal akan menggunakan nama Al-Masih.
Persamaan: Sai Baba mengaku akan menjelma sebagai Isa Al-Masih setelah tahun 2020. - Dajjal akan mengaku sebagai Tuhan.
Persamaan: Sai Baba mengakui bahwa dirinya adalah Tuhan penguasa alam semesta. - Dajjal akan mendakwahkan agama Allah.
Persamaan: Dalam banyak majlis darshanya, Sai Baba banyak berbicara tentang Islam, Al-Qur’an dan keharusan untuk memahaminya. - Dajjal mampu menghidupkan orang mati dan menyembuhkan orang sakit.
Persamaan: Sai Baba juga memiliki kemampuan menghidupkan orang mati dan menyembuhkan penyakit kanser. - Dajjal dapat menurunkan hujan.
Persamaan: Sai Baba memiliki kemampuan menurunkan hujan dan mendatangkan air untuk irigasi (di NTT sedang di bangun proyek Sai Baba untuk pengairan di daerah yang kering). - Dajjal berupaya mengeluarkan perbendaharaan (perhiasan dan harta) dari bangunan yang roboh, lalu perbendaharaan itu akan mengikuti ratunya.
Persamaan: Sai Baba mampu menciptakan patung emas, kalung emas, injil mini dan berbagai bentuk medalai berlafadz ALLAH dalam tempo yang singkat. - Dajjal akan membunuh seseorang dan menghidupkannya kembali.
Persamaan: Sai Baba mampu menghidupkan orang yang sudah meninggal dunia. - Dajjal berupaya berpindah raga dan tempat dari satu bentuk ke bentuk lainnya.
Persamaan: Sai Baba bisa berpindah dari satu jasad ke jasad lainnya yang merupakan bentuk reinkarnasi dirinya. - Dajjal berupaya membesarkan tubuhnya.
Persamaan: Sai Baba memliki kemampuan berjalan di udara dan membuat kemukjizatan pada sebuah pesawat terbang. - Dajjal biasa keluar masuk pasar dan makan.
Persamaan: Sai Baba juga manusia biasa yang makan dan minum sebagaimana manusia lainnya, ia juga berupaya berjalan ke pasar, rumah sakit, proyek irigasi dan tempat lain yang biasa dikunjungi manusia. - Dajjal bisa memerintahkan bumi untuk mengeluarkan tumbuh-tumbuhan dan air.
Persamaan: Sai Baba mampu mengeluarkan air dengan hentakan kakinya. - Dajjal tidak memliki anak.
Persamaan: Sai Baba mandul, ia tidak beranak dan tidak berkeluarga (tidak menikah). - Dajjal memimpin orang Yahudi.
Persamaan: Sai Baba memiliki misi menyebarkan Teologi Zionis. - Dajjal muncul di zaman pertikaian.
Persamaan: Sai Baba mengakui bahwa dia datang dari masa banyak pertikaian dan persengketaan, serta kedatangannya untuk menegakkan kebenaran dan membinasakan kejahatan.
Wahai kaum muslimin, marilah segera kita kembali kepada Allah dan rasulnya.
Jika salah seorang diantara kalian telah menyelesaikan bacaan Tasyahhud akhirnya, hendaklah ia meminta perlindungan kepada Allah dari empat hal;
Hendaklah ia berkata :“Ya Allah, aku memohon perlindungan pada Mu dari siksa Neraka Jahannam, azab kubur, fitnah (dugaan) hidup dan mati serta dari keburukan fitnah Dajjal.”
Sumber: http://adityapranata.blogspot.com (yang sudah direvisi ulang)


21.40
Naufal Caya




